Karena susah air di Blok Tegalsungsang akhirnya saya menanam palawija

Sampurasun .... Rampes ...

Blog Mang Yono. Kondisi di sawah kampung saya tepatnya di Blok Tegal sungsang, sawahnya tidak mendpatkan pasokan air karena jebolnya tanggul Leuwinangka di 3 tahun yang lalu.  Seperti pada postingan sebelumnya tentang Bendungan Leuwi Nangka, Dangdeur, Kab. Subang

Sudah beberapa kali dipebaiki dengan tanggul sementara tapi hasilnya belum memuaskan karena tidak tahan lama, kalau ada hujan yang besar maka tanggul dari bronjong tersebut akan jebol karena tidak kuatnya menahan arus air yang deras.

Tanaman palawija sebelah kiri, sebelah kanan tanaman padi tetangga saya
Tanaman kacang tanah sebelah kiri, sebelah kanan tanaman padi tetangga saya

Para petani yang mempunyai sawah di 3 kecamatan, termasuk kecamatan Pagaden Barat, nyawah dengan bantuan pengairan dari sumur pantek / sumur bor yang disedot dengan mesin pompa, seperti pada postingan saya sebelumnya tentang Masih menunggu perbaikan Bendungan Leuwi Nangka, Dangdeur, Subang yang jebol


Tanaman Mentimun sebelah kiri, sebelah kanan tanaman padi tetangga saya
Tanaman Mentimun sebelah kiri, sebelah kanan tanaman padi tetangga saya

Tetangga saya atau kelompok tani yang mempunyai sawah di Blok Tegalsungsang tetap menanam padi, tapi saya mikir dua kali daripada membuang biaya yang banyak, mendingan menanam palawija saja yang sedikit memerlukan air, tidak seperti tanaman padi yang memerlukan air terus menerus heheh. 

Tanaman palawija berasal dari bahasa Sanskerta, palawija bermakna hasil kedua, dan merupakan tanaman hasil panen kedua di samping padi.

Tanaman palawija terdiri dari tanaman Jagung, Centel, Sorghum, Kacang hijau, Kacang tunggak, Kedelai, Singkong, Kentang. Ubi ( termasuk ubi cilembu heheh), Gembili, Oyong, Pare, Wortel, Mentimun, Kacang panjang, Talas, Labu, Semangka, Melon, Timun suri, Blewah dan masih banyak lagi hehehe.



Tanaman Kacang ijo saya, umurnya baru 2 minggu
Tanaman Kacang ijo saya, umurnya baru 2 minggu


Sawah saya ... Ups, sawah mertua saya ding hehehe. Sawah mengalami kekeringan, kalau menanam padi maka harus menyediakan dana tambahan untuk pengairan, sawah dengan luas hampir 1 Hektar itu saya, mertua dan kakek, menanam berbagai tanaman palawija ada kacang tanah, kacang ijo, jagung, mentimun wah pokonya kalau punya biji saya tanam disini, maksudnya biji palawija heheh.


Tanaman Kacang tanah
Tanaman Kacang tanah



Faktor paling utama keberhasilan tanaman palawija adalah pemilihan benih yang baik dan mengerti betul tentang karakteristik benih tersebut, kalau tidak mengerti dijamin deh bakalan kelabakan hehehe. Adakalanya tanaman palawija tahan terhadap kelebihan air dan ada yang tidak. Untuk itu di dalam melakukan pengairan harus benar-benar tepat. Pengairan yang baik adalah disaat tanah sudah kering dan sedikit merekah tetapi tanaman jangan sampai layu. Kalau sampai layu maka tanaman akan berhenti pertumbuhannya begitu juga sebaliknya jika kelebihan air maka tanaman akan layu “ngararas” dan daunnya akan kering dan akhirnya mati. 


Tanaman Kacang ijo dan tanaman jagung
Tanaman Kacang ijo dan tanaman jagung


Setelah palawija berumur 20 Hari setelah tanam maka yang perlu dilakukan adalah penyemprotann. Hama yang paling banyak menyerang selama ini adalah ulat. Hama ini sebenarnya tidak begitu mengganggu karena dampak yang ditimbulkan tidak banyak berpengaruh pada pertumbuhan. Akan tetapi jika dilakukan penyemprotan sekaligus pemberian pupuk daun maka pertumbuhan palawija akan lebih bagus lagi. 


Saung tempat istirahat dan makan saat disawah ( meskipun belum selesai )
Kalau sekarang tanggul Leuwinangka sudah diperbaiki dan air mulai mengalir meskipun belum sampai seperti pada postingan Tanggul Leuwinangka sudah selesai tapi air belum sampai hehehe
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar