Sebuah cerita 30 hari - Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Provinsi Aceh.

Sebuah cerita 30 hari - Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Provinsi Aceh.

Sebulan yang lalu, tepatnya 11 Januari 2016 saya dan teman-teman mahasiswa lainnya berkesempatan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode 10 yang ditempatkan di beberapa desa yang berada di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. 

Tiap kelompok terdiri dari 6 anggota yang akan menempati 1 desa, dan saya bersama teman-teman se-tim akan ditempatkan di Desa Jurong Mesjid yang berada di Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie. Sebuah desa yang berjarak 1km menuju kecamatan dan 15km menuju pusat ibu kota Pidie.

Inilah desa kami (Poto Oleh: P56)
Inilah desa kami (Poto Oleh: P56)

Sebagai seorang introvert, ini pengalaman pertama saya bertemu dengan orang baru yang super unik dan dengan waktu yang singkat harus bisa beradaptasi dengan mereka yang akan menjadi partner dilapangan nanti dan bahkan harus bersama-sama dari masa penyusunan proposal hingga pembuatan laporan akhir sepulang nanti. Well.. ada beberapa momen yang berkesan dari perjalanan singkat kami ini.
  
Desa Jemeurang (Foto Oleh: P56)
 Desa Jemeurang (Foto Oleh: P56)


1. KKN gak hanya membangun desa yang menjadi tugas masing - masing tim
KKN bukan berarti kami hanya terus berada di desa yang sudah ditetapkan. Ini merupakan momen dimana kami juga bisa mengunjungi desa lain dan tempat-tempat yang tidak pernah kami kunjungi sebelumnya. Selain juga sebagai bagian untuk melepas penat dan bosan.
 
Pantai Desa Pusong dan jalan satu-satunya menuju Desa Pusong (Foto Oleh: P56)
 Pantai Desa Pusong dan jalan satu-satunya menuju Desa Pusong (Foto Oleh: P56)


Selama 30 hari berjalan, kami sempat mengunjungi 3 tempat, Desa Jeumeurang, Desa Pusong yang terletak di Kecamatan Kembang Tanjong, dan Pasie Mantak yang terletak di Kecamatan Simpang Tiga. Ketiga tempat tersebut memiliki keunikan tersendiri. 

Pasie Mantak (Foto Oleh: P56)
 Pasie Mantak (Foto Oleh: P56)
2. KKN Gak lengkap tanpa poto di sawah
Yap begitulah istilahnya. Sawah mencerminkan desa dan persawahan desa yang berada di daerah kabupaten berbeda dengan persawahan desa perkotaan. Sawah di sini masih terlihat jelas hijaunya tanpa dihalangi oleh bangunan.

Photo di sawah (Photo Oleh: P56)
 Photo di sawah (Photo Oleh: P56)


3. Konyol bareng
Selfie bersama temen dekat itu udah biasa. Nah, kalo selfie bersama temen baru itu beda rasanya.

(Poto Oleh: P56)


4. Makan bareng
Makan bareng pasti beda rasanya dengan makan sendiri. Mau menunya sederhana ataupun sempurna, rasanya tetap lebih nikmat melebihi masakan chef. Karena bumbunya kebersamaan dan kekeluargaan.

 Makan bareng (Poto Oleh: P56)


5. KKN bukan berarti hanya sebatas pertemanan untuk 30 hari
Mungkin bagi sebagian tim, KKN hanya sebatas hubungan untuk 30 hari sebagai tim. Tapi bagi kami, hubungan ini akan terus berlanjut selamanya. Tidak hanya sebagai tim, tapi bagian dari persahabatan.

 (Poto Oleh: P56)


Well..inilah pengalaman singkat kami, tapi berkesan untuk seumur hidup.pengalaman yang mungkin gak akan terulang kembali. KKN tidak hanya berarti Kuliah Kerja Nyata sebagai bagian dari pengabdian masyarakat. Tapi KKN mempertemukan kami dengan orang-orang baru, pengalaman unik, dan kesan yang gak pernah kami dapatkan sebelumnya.
Tulisan kedua ini kupersembahkan untuk tim tercinta P56 KKN USK Periode 10: Ridho, Alfian, Haris, Fika, dan Farah. Terima kasih telah memberi warna baru dalam perjalanan hidupku.


*****
Penulis      :  Ratna Mutia Dewi
Twitter      :  @R_mutiadewi
Hobi          :  Jelajah alam dan menulis
Blogger    :  mutiaharu.blogspot.com 

************

Tulisan kiriman dari Ratna Mutia Dewi  :
1. Pesona Hidden Hill Jantho: Bukit Jalin
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar