logo blog
Selamat Datang Di Blog Mang Yono
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,
Blog Mang Yono adalah Blog Pribadi yang menulis tentang Cerita dan pengalaman Mang Yono serta Artikel dan Budaya.
Semoga apa yang saya tulis di Blog ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Cara menanam labu air yang baik dan benar menurut saya.

Sampurasun ... Rampes ...

Blog Mang Yono. Menanam labu air ini biasa saya lakukan, selain untuk sayuran tanaman yang satu ini bermanfaat untuk peneduh di saung sawah. Tanaman ini sebenarnya dapat tumbuh di berbagai tempat, mulai dari daerah yang berhawa panas sampai yang dingin.

Tanaman yang bisa dikembangbiakkan ini dapat ditanam di tanah ladang, pekarangan, juga di sawah pasca panen padi, baik dibudidayakan secara khusus maupun tumpangsari. Tanaman yang hingga kini masih belum banyak dibudidayakan secara khusus ini, memiliki batang yang merambat. Seperti yang saya lakukan saya menanam labu air ini di saung sawah. Saung yang di tanami labu air di sekelilingnya akan rimbun dan adem oleh rambatan pohon labu air.

Cara menanam labu air yang baik dan benar menurut saya.
Cara menanam labu air yang baik dan benar menurut saya. Ini saya tanam di saung sawah

Baca juga :  
 
Untuk mendapatkan bibit atau biji labu air ada langkah – langkahnya loh. Yaitu dilakukan dengan cara :
- Memilih buah labu air yang umurnya cukup tua.
- Buah labu tersebut selanjutnya dipotong melintang untuk diambil bijinya.
- Biji-biji tersebut kemudian dicuci bersih dan dikeringkan di bawah sinar matahari selama kurang lebih 2 - 3 hari
( Kalau yang ingin praktis dan gak mau repot silahkan beli saja biji labu air ini di kios - kios pertanian )
Untuk yang ingin tahu menanam labu Air, ini lah cara saya:
(1). Membudidayakan labu air terhitung tidak sulit. Proses penanaman diawali dengan membuat lubang penanaman dengan diameter 25 cm dan kedalaman 20 cm. Setiap lubang tanam diberi 5 kg pupuk kandang atau kompos sebagai pupuk dasar. Pupuk tersebut dicampur dengan tanah galian sehingga membentuk gundukan kecil. Seminggu setelah gundukan tanah tersebut terbentuk, lakukan penanaman dengan membenamkan 2 biji benih labu. Benih atau biji labu yang ditanam tersebut selanjutnya ditaburi dengan abu sekam atau dapur, guna menghindari serangan hama bekicot serta cacing. Abu dapur dipakai sampai pertumbuhan tanaman mencapai tinggi 25 cm.

(2). Karena dalam pertumbuhan tanaman labu air membutuhkan para-para, maka terlebih dahulu harus kita buat para– para setinggi +/- 220 cm dengan tiang. Untuk bagian atasnya dapat menggunakan anyaman bambu. Sementara panjang dan lebar para-para disesuaikan dengan kondisi lahan serta jumlah tanaman yang kita tanam.

(3). Setelah tunas – tunas labu air tumbuh, pastikan bahwa para-para yang telah kita pasang sebelumnya sudah berdiri dengan kokoh dan siap untuk dijadikan sebagai media rambat tanaman.

(4). Ketika tanaman labu mulai tumbuh merambat atau menjalar, periksa kondisi sekitar lahan. Jika banyak dijumpai gulma atau rumput liar, lakukan penyiangan guna mengurangi bahaya hama dan penyakit tanaman, serta persaingan dalam memperebutkan unsur hara yang terdapat di dalam tanah .

(5). Para-para mulai difungsikan begitu tanaman mengeluarkan sulur. Rambatkan sulur tanaman pada bambu yang ditancapkan di dekat batang tanaman, dan pastikan sulur tersebut merambat dengan benar, agar ketika mulai berbuah, bambu yang menjadi para-para tersebut ikut membantu batang dalam menyanggah beban buah.

(6). Untuk pemupukan lakukan pemupukan seperti menanam tanaman yang lainnya, boleh menggunakan pupuk urea atau pupuk organik dan pupuk kandang. Tergantung selera kita. Pemanenan atau pemetikan buah jangan terlalu tua, kalau labu air air sudah tua maka tidak bisa kita jadikan sayura, kaena kulit labu air yang sudah tua akan keras dan daging buah didalamnya akan berserat.

Labu air ini saya petik  untuk disayur atau hanya direbus saja.
Labu air ini saya petik  untuk disayur atau hanya direbus saja.

Demikianlah Cara menanam labu air yang baik dan benar menurut saya, mungkin cara bagus menurut saya tapi menurut para master labu, cara saya ini malah sala. Jadi untuk memperbaiki cara saya ini, tolong kasih masukan yapada kotak komentar.

Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Mang Yono,..... "Anda Berminat menulis di Blog Mang Yono?. Punya pengalaman unik, menarik, curahan hati. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: blogmangyono@gmail.com atau Contact Us
Enter your email address to get update from Mang Yono.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

4 komentar

Labu air itu kalau ditempatku namaya bligo kang ... biasanya dipake buat bikin sukade :)
Tapi kalau di sini cari bibitnya rada susah

Thanks sharingnya ya kang :)

Balas

bligo. untuk di buat kue, labu atau waluh kukuk, untuk sayur,tembara buat coelan, wit gedang buat nylendehaken pit. kayu gletak go gebuk ula,

Balas

Kalau ada gambar di setiap fase pd tanaman ini libih bagus kayaknya

Balas

Silahkan berkomentar... Nanti akan saya kunjungi balik

Copyright © 2013. Blog Mang Yono - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger