Skip to main content

Tak mudah memotong rambut si kecil

Sampurasun ... Rampes.

Blog Mang Yono. Tak mudah memotong rambut si kecil. Harus ekstra sabar dan telaten.

Pada akhir bulan Agustus 2014 yang lalu anak saya yang kecil rambutnya dipotong, waktu itu yang memotong rambut anak saya yang kecil saya serahkan ke ibunya anak - anak, sudah saya tulis juga dipostingan yang berjudul Mencukur rambut anak kecil harus ekstra sabar.


Tak mudah memotong rambut si kecil

Tak mudah memotong rambut si kecil. Gigin suka takut kalau melihat potongan rambut

Memang sih Tak mudah memotong rambut si kecil. "Potong rambut, yuk, Cep. Tuh, rambut kamu sudah panjang. Kalau sudah dipotong, nanti Ayah ajak siram bunga di taman," rayu Saya kepada Gigin yang berusia 2 tahun. Namun, ketika saya sudah siap menggunting, si kecil malah bangkit dari duduknya dan berlari – lari.

Baca juga :   
Tukang Cukur Geratis
 Potong Rambut di salon dekat Kantor Desa Bendungan.
Tukang Cukur Keliling di Pagaden Barat, Subang
 
Memang, semua ayah bunda pasti akan menggunakan segala cara dan trik agar si anak mau dipotong rambutnya. Selain karena si anak tak mau dipotong rambutnya, ia pun tak bisa diam seperti banyak bergoyang dan bergerak, matanya mengikuti arah gunting yang mendekati rambutnya, bahkan menangis. Tapi saya belum pernah mengajak si kecil Gigin memotong rambut di salon, dikhawatirkan mengajak anak ke salon juga bisa menjadi persoalan tersendiri. Malah ada yang mengatakan, anak dibawa ke salon itu sama takutnya seperti ke dokter. 
 
Memang sih menurut kebanyakan orang tak seharusnya rambut anak itu pendek, tergantung orang tua mau anaknya berambut panjang, gondrong atau pendek. Tapi umumnya orang tua lebih senang bila anak berambut pendek. Karena, pada usia balita, anak lebih banyak bermain dan bergerak. Baik keringat maupun kotoran di kulit kepala akan membuat anak tak nyaman.  Seperti anak saya ini, tiap hari sukanya mainan pasir, dan tanah. Nah, agar si anak merasa lebih nyaman dan orang tua pun mudah mengurus rambut anaknya, maka lebih praktis bila si anak berambut pendek. Soal kapan waktunya anak dipotong rambut, tergantung orang tua juga. Biasanya 3 bulan sekali anak dipotong rambutnya, apakah itu dipotong pendek atau sekadar dirapikan. Tapi saya tiap bulan menyempatkan memotong rambut si kecil, biasanya saya bergantian dengan istri saya.

 

Buanglah sesegera mungkin, potongan rambut yang menempel pada tubuh si kecil.

Kalau soal berapa lama waktu memotong rambut, tak bisa ditargetkan. Bisa setengah jam atau lebih. Biasanya dipotongnya separuh-paruh dulu. Seenak-enaknya si anak saja, sekarang dipotong rambutnya hanya sebelah, nanti kalau anak sudahtenag kembali, rambutnya dipotong sebelah lagi. Yang jelas, perlu ekstra waktu dan si anak jangan dipaksakan. Seperti yang saya lakukan ini pemotongan rambut si kecil sampai 3 Jam loh hehehe.
 
Berikut ini Tips dan cara memotong rambut di rumah ala saya
 
Pertama : Siapkan gunting yang tajam namun berujung tumpul. Sehingga bila terjadi sesuatu karena anak banyak bergerak, tak langsung menusuk kulit kepala si anak. 
 
Kedua : Gunakan sisir yang jarang-jarang. Rambut ditarik dengan sisiran lalu dipotong di atasnya.
 
Ketiga : Pakaikan alas untuk sekeliling leher seperti bahan atau handuk kecil. Tapi bila anak tak mau memakainya jangan dipaksakan. Turuti saja kemauannya. 
 
Keempat : Mulailah memotong dari belakang. Ambil rambut di bagian belakang dengan menggunakan sisir. Gunting sedikit demi sedikit. Lalu ke samping kiri dan kanan, baru ke bagian depan. 
 
Kelima : Agar sisa potongan rambut tak membuat anak risih karena gatal atau takut melihat potongan rambut, maka setelah digunting gunakan buanglah rambut yang menempel pada alas atau disekitar si kecil.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
Comments
0 Comments