Tips Naik Ojek Dan Bajaj

Tips Naik Ojek Dan Bajaj 

Sampurasun... Rampes.. MangYono mau berbagi cerita tentang Tips Naik Ojek Dan Bajaj karena mamang pernah tertipu dengan ulah abang ojek, tapi itu dahulu waktu Mamang pertama merantau ke Ibu Kota Jakarta sekitar tahun 1996 waktu mamang lagi ganteng – gantengnya hehehe.

Sambil nenteng map yang berisikan syarat - syarat lamaran kerja, ceritanya mamang mau cari pekerjaan. Singkat cerita mamang sudah dapat pekerjaan , mamang juga lupa berapa hari tuh cari – cari lowongan pekerjaan... Ups mamang malah curhat nih hehe... tidak nyambung dengan judul ceritanya hehe.. 


Tips Naik Ojek Dan Bajaj
Naik Ojek Sepeda


Langsung saja oke... Ojek dan bajaj biasanya beroperasi selalu tersedia 24 jam penuh di daerah padat penduduk. 

Terkadang ojek mempengaruhi sistem transportasi di daerah tersebut dengan melarang angkot atau bis umum untuk lewat daerahnya pada jam-jam tertentu untuk meraup keuntungan dari kesulitan masyarakat. Namun tukang ojek hanya manusia biasa yang kepepet karena lapangan pekerjaan yang sedikit dan pemerintah tidak berkonsentrasi penuh mengentaskan kemiskinan.

Share:

Pentingnya Beladiri Untuk Menjaga Keselamatan Diri Kita

Pentingnya Beladiri Untuk Menjaga Keselamatan Diri Kita 

Sampurasun... Rampes... Cerita Mang kali ini tentang Pentingnya Beladiri Untuk Menjaga Keselamatan Diri Kita meskipun mang bukan seorang pendekar dari dunia persilatan tapi mang sedikit tau tentangbeladiri dari seorang teman di daerah Banten



                                         Dia bertanya pada Mang

“Pernahkah terlintas di benak Mang Yono jika suatu ketika Mang ditodong oleh sekawanan prampok? Apa yang akan Anda lakukan?”



 
Pentingnya Beladiri Untuk Menjaga Keselamatan Diri Kita

Lalu Mang jawab “ Berlari!”
mungkin ini jalan terbaik menghindari kerusuhan tapi bagaimana jika kita terdesak dan tak ada tempat untuk kabur. Atau malah menyerahkan harta kita sebagai uang jalan? cara ini cukup mudah bagi orang yang kaya

Tentunya hal itu tidak akan terjadi jika kita berlatih beladiri. Kita pasti bisa menjaga nyawa dan harta bawaan kita. 

Share:

Obat Tradisional dari Tanaman Bunga Adenium

Obat Tradisional dari Tanaman Bunga Adenium 

Sampurasun... Rampes... Mang Yono mau berbagi pengalaman disamping mang hoby nanam - nanam pohon dan bunga ternyata tanaman atau bunga tersebut bisa di gunakan sebagai Obat Tradisional dari Tanaman Bunga Adenium misalnya bunga adenium atau lebih tenarnya dengan nama Kamboja Jepang selain tanaman hias yang memiliki eksotika yang terdapat pada bonggolnya yang gagah perkasa serta bunga yang anggun menawan dan mempesona . Tapi siapa mengira kalau tanaman hias tersebut juga bisa dijadikan sebagai tanaman obat ? Percaya atau tidak ?.

Para pencinta tanaman hias mungkin sudah tidak asing lagi dengan tanaman bunga ini. Berbicara tanaman obat atau lebih terkenal dengan toga (tanaman obat keluarga), Jangan salah persepsi dulu, bukan berarti bila kita menginginkan adenium menjadi tanaman obat, harus mengorbankannya sebagai bahan obat yang akhirnya akan menyebabkan kematian adenium atau kamboja jepang tersebut. 

 


go to www.loogix.com
Bunga Adenium 


Adenium berfungsi sebagai tanaman obat karena mengandung zat yang berkhasiat mencegah pertumbuhan bakteri. Kandungan minyak penguap yang dimiliki adenium Zat-zat tersebut yang dapat mengobati penyakit patek atau frambusia, pecah-pecah pada telapak kaki, dan kaki bengkak. Juga berdasar penemuan terbaru adenium dapat digunakan sebagai obat luka sayat baru.

Share:

Anak Mang sudah Kembali sehat

Anak Mang sudah Kembali sehat 

Sampurasun... Rampes... Alhamdulillah Anak Mang sudah Kembali sehat ....kemarin  demam tinggi dari suhu tak terlalu tinggi sampai demam tinggi disertai menggigil hebat. Mamang sangat khawatir karena takut terjadi kejang demam, sebab Kakaknya  punya riwayat kejang demam saat masih kecil.

Saat umur 3 Tahun, anakku demam mendadak disertai muntah, tadinya kupikir radang tenggorokan, namun diperiksa ternyata tenggorokannya tidak merah. Karena sakit jadi sangat rewel, tak mau tidur. Demam turun jika minum Panadol sesuai takaran, tapi beberapa jam masih naik lagi. Hari ke-3 masih demam tak tinggi 38 C, lalu kuperiksakan ke Rumah Sakit  swasta, takut kena demam berdarah. Setelah konsultasi ke Dokter anak, dikatakan sel darah putih tinggi, bukan demam berdarah.


Ini Anak Saya " GIGIN GUMILAR'

Terbersit oleh Mang mungkin ada do’a yang diajarkan Nabi SAW untuk orang yang sakit panas.
Saat ada waktu luang, saya segera browsing tentang doa tersebut. Benar ternyata saya dapatkan. Lafaz doa tersebut adalah:

Share:

Panen Padi telah tiba harga gabah tingkat petani mengalami penurunan

Panen Padi telah tiba harga gabah tingkat petani mengalami penurunan

Assalamu'alaikum..... Sampurasun.... Rampes... Mang mau menceritakan tentang panen padi  karena Panen padi di tempat Mang telah tiba, Namun harga gabah di tingkat petani di Kabupaten Subang Jawa Barat mengalami penurunan sejak awal bulan ini. Adanya panen raya diduga menjadi penyebab turunnya harga gabah serta hujan setiap hari.

Mang sebagai petani di Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang, Cuma bisa mengelus dada dan mengerutkan jidat karena gabah kering panen (GKP) saat ini hanya dihargai Rp 3.800 per kilogram. Padahal pada bulan lalu, GKP menyentuh angka Rp 4.500-Rp 5.000 per kilogram, terlebih – lebih sekarang banyak tanaman padi yang roboh terkena angin kencang termasuk padi Mang juga roboh terkena angin , terpaksa sebelum di jual ke Bandar ( tengkulak ) harus di jemur dulu .

Ini saya Antara Senang dan sedih 

Ini saya Antara Senang dan sedih


"Bandar (tengkulak) membeli gabah  dengan harga murah karena katanya sekarang di hampir semua daerah sedang panen sehingga harga menjadi turun," katanya.


Panen di Kecamatan Pagaden Barat baru saja berjalan sekitar tiga pekan. Biasanya di awal panen harga gabah  masih tinggi, tapi saat ini justru murah karena kecamatan lain di Kabupaten Subang juga panen secara serentak.

 "Kalau panennya serentak, memang suka murah,"

Mang menduga harga gabah pada pekan depan akan terus turun seiring dengan makin ramainya panen di wilayah Kabupaten Subang.

  "Bisa jadi pekan depan harga GKP menyentuh Rp 3.500 per kilogram". Karena itu, beberapa petani lebih memilih menyimpan dulu gabahnya. Petani tidak langsung menjual gabah begitu panen selesai karena merasa rugi jika harga jual anjlok. Petani baru akan menjual gabah di saat musim paceklik (bukan panen), dengan pertimbangan harga gabah jauh lebih mahal. Tapi sedikit juga yang melakukan itu karena rata-rata petani butuh modal untuk kembali menanam padi. Kalau bukan dari hasil menjual gabah  saat panen, ya mau dapat modal dari mana lagi?.

Kalau mau di simpan dulu harus siap  repot karena hujan turun hampir tiap hari kalau mau menjemur gabah yah harus siap repot kalau tidak di jemur gabah akan menghitam dan membusuk . 
Subang merupakan satu di antara kabupaten di Jawa Barat yang merupakan lumbung padi. Areal persawahan untuk tanaman padi di Subang tersebar hampir di semua kecamatan.
GKP Rp 3.800 per kilogram sebenarnya masih di atas harga pembelian pemerintah (HPP). HPP untuk GKP pada 2012 sebesar Rp 3.250 per kilogram, dan tahun ini belum ada kenaikan HPP baik gabah maupun beras ( Ampun pemerintah ).
Nasib.... nasib....

Share:

Mengungkap kata Pamali

Mengungkap kata Pamali 

Sampurasun ... Rampes ... Nah kali ini Blog Mang Yono  mau bercerita tentang “ Pamali “ kata pamali itu berasal dari bahasa Sunda yang berarti “ Tidak Boleh / Pantangan” Biasanya Pamali tersebut sering diungkapkan oleh orang tua kepada anaknya atau kepada sanak saudaranya.

Namun sebenarnya Pamali  tersebut diungkapkan demi kebaikan anak-anaknya tersebut. Dari kecil sampai sekarang Mang belum semua tahu apa sebenarnya rahasia dibalik kata-kata pamali tersebut






Mari kita lihat contoh  Pamali dan apa sebenarnya rahasia dibaliknya:

       Katanya kalau menduduki bantal, nanti bisa Bisulan, Padahal Sebenarnya Orang tua melarang kita duduk dibantal supaya bantalnya tidak rusak atau kempes atau pun bisa juga masa bantal buat kepala malah didudukin.
      Katanya, Jangan membuang buang Nasi, nanti nasinya nangis, Padahal Orang tua melarang kita membuang nasi, untuk mengajarkan kita bagaimana agar tidak mubazzir dan mensyukuri pemberian Allah dan menghargai para petani yang menanam Padi.
   

 Sebenarnya masih banyak lagi pamali Orang tua.

Pamali tersebut haruslah kita tanggapi secara rasional,  karena mungkin ada benarnya juga.
   
Jadi yang sudah menjadi pantangan turun temurun oleh orang tua kita, adapun jika pamali tersebut diyakini bersifat ghoib yang dapat menyebabkan kesialan maka hukumnya syirik sebab sudah masuk dalam kategori tathayur ( Kata Pak Ustad).

Dan Pak Ustad bilang begini “Jika kita amati secara seksama,Hukum Pamali ini tidak semuanya bersesuain dengan pesan Rasulullah saw, diantaranya ada yang bertentangan dengan kaidah kaidah Islam yang tentunya telah sempurna dan tidak membutuhkan berbagai mitos yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.Lalu kenapa Mang  memberanikan diri membahas hal ini?Apa tidak takut dikutuk dan dianggap kualat oleh para karuhun?

Dulur dulur.. Mang yakin anak  - anak remaja yang saat ini sudah punya anak bahkan sudah punya cucu lagi, jarang yang tahu sejarah dan asal mula kata pamali ini. Karena anak anak dijaman dulu jarang yang berani bertanya ketika si nenek sudah berfatwa "Pamali!"Jujur saya pun rada ararateul dengan kata pamali ini. Naha make pamali sagala rupa? timana asalna etateh? . Kapan saur Rasululloh saw oge islam teh tos sampurna, naon naon anu teu diajarkeun sareung teu dicontokeun kuanjeuna etateh kalebeutna bid'ah.

Bid'ah tea berat.. aslina urang bakal tigujubar kana naraka.Komo upami urang terus menerus ngawariskeun ka anak incu urang mitos mitos anu teu aya sumberna. Hayu urang paheyeuk heyeuk babadamian kanggo nyetop phobia ieu.

Kemungkinan kata pamali ini teh berasal dari Nasihat Rasululoah saw yang baik, tapi kemudian nenek-nya si-nenek dari nenek nenek-nya lagi sudah lupa sehingga mereka mengatakan hal tersebut itu sebagai pantangan saja yang di bungkus dengan logo "Pamali".

Berikut ini adalah beberapa hukum hukum "Pamali" mungkin bersumber dari Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam.
"Jangan makan dengan tangan kiri, Pamali! siah tah"Setelah berkata "Pamali" biasanya si nenek ga mau bertanggungjawab apa alasannya, dan si anak cukup patuh dan takut melanggar pantangan?

Nasihat itu baik.Tapi alangkah lebih baiknya, jika rantai pamali yang hukumnya tidak jelas itu kita ganti dengan Nasihat Rasululloh Saw; Rasulullah bersabda;

  "Apabila seseorang di antara kalian makan hendaknya ia makan dengan tangan kanan dan minum hendaknya ia minum dengan tangan kanan, karena sesungguhnya setan itu makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya." (Riwayat Muslim dari Ibnu Umar ra).

Nah segitu dulu cerita dari Mang Yono .....

Share:

Derita Anak Derita Orang Tua

Derita Anak Derita Orang Tua

Sampurasun... Rampes.... Anak bagaikan permata yang begitu berharga bagi orang tua. Tak ternilai harganya dan senantiasa melekat dalam sanubari ayah ibunya. Hal ini dirasakan oleh setiap orangtua, bahkan oleh seseorang yang paling mulia, Rasulullah SAW. Demikian pula orang yang paling mulia setelah beliau, Abu Bakr Ash-Shiddiq z. ‘Aisyah  menceritakan:

 Suatu hari, Abu Bakr Ash-Shiddiq z mengatakan:

Derita Anak Derita Orang Tua
‘Demi Allah, tak ada seorang pun di atas bumi ini yang lebih kucintai daripada ‘Umar (Umar bin Khaththab z, red.)!’ Ketika Abu Bakr kembali, dia pun bertanya, ‘Bagaimana sumpahku tadi, wahai putriku?’ Aku pun mengatakan kembali apa yang diucapkannya. 

Kemudian Abu Bakr berkata, ‘Dia memang sangat berarti bagiku, namun anak lebih melekat di dalam hati’.” (HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad, dikatakan oleh Al-Imam Al-Albani t dalam Shahih Al-Adabil Mufrad no. 61: hasanul isnad)

Memang, begitu dalam rasa cinta dan kasih sayang orang tua kepada anaknya. Tak heran, ketika anak sakit, derita yang berat pun turut dirasa oleh orangtua. 



Share:

Gali lubang tutup lubang pinjam uang bayar hutang

Sampurasun .....  Rampes... 

Kalau mendengar kata Gali lubang tutup lubang, suka keingetan  lagu Bang Haji Rhoma Irama 

Gali-gali-gali-gali-gali lobangGali-gali-gali-gali-gali lobangLobang digali menggali lobangUntuk menutup lobangTertutup sudah lobang yang lama

Gali lubang tutup lubang pinjam uang bayar hutang

Gali-gali-gali-gali-gali lobangGali-gali-gali-gali-gali lobangLobang digali menggali lobangUntuk menutup lobangTertutup sudah lobang yang lama

Lobang baru terbuka


Gali lobang tutup lobang

Pinjam uang bayar hutang

Gali lobang tutup lobang

Pinjam uang bayar hutang


Walau hidupnya pas-pasan Walaupun serba pas-pasan

Hidup ?kan merasa terang

Asal tak dikejar hutang…

Enak tidur enak makan (hi-hu…)

Di Jaman serba sulit ini terkadang, ibu rumah tangga pun terpaksa gali lubang tutup lubang untuk menjaga stabilitas keuangan plus terpenuhinya kebutuhan seluruh anggota rumah.  Perabotan rumah tangga pun tak sedikit yang dibeli dengan cara utang alias kredit. Seperti televisi, mesin cuci, motor hingga rumah.

“Habis gimana, kalau nggak ngutang, kapan kebelinya?” begitu alasannya.
Salahkah? Tidak. Utang adalah salah satu muamalah yang dihalalkan. Bahkan, Islam sudah mengatur dengan sangat indah ( Kata Pak Ustad).

Terus Pak Ustad bilang “Bagi yang berutang, ada beberapa hal yang harus diperhatikan 
- Ndak boleh malu atau gengsi, terlebih jika memang untuk kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda. Misal anggota keluarga sakit, kecelakaan, kena musibah dan sebagainya.

- Pilih orang terpercaya, setidaknya kita paham akidahnya, sehingga utang tidak menjadi fitnah. Banyak kasus, silaturahmi bubar hanya gara-gara utang-piutang. Seperti, sang piutang menceritakan ke sana-sini bahwa kita tukang berutang. Atau dia menagih utang tanpa ada toleransi alias ngajakribut.

- Utang sifatnya wajib dibayar. Jika sudah ada kelonggaran, segeralah membayar utang dan  jangan sengaja menunda-nunda. Rasulullah SAW bersabda:

“Yang terbunuh di jalan Allah (syahid) akan dihapuskan semua dosanya kecuali utang.” (HR Muslim)

- Utang wajib dibayar sampai kita meninggal. Untuk menghindari lupa, catatlah semua utang kita sekecil apapun, sehingga ketika kita meninggalpun bisa dibayarkan oleh ahli waris ...

Share:

Mari menanam Anggrek dengan media pot

Mari menanam Anggrek dengan media pot

Sampurasun ... Rampes... Kali ini Mang Yono mau berbagi cerita tentang cara menanam Anggrek pada pot. Meskipun kebiasaan menanam bunga biasanya dilakukan oleh kaum Hawa tapi tidak ada salahnya Mang mencoba menanam bunga bagi  sobat - sobat juga bisa mencobanya. 

Pot yang baik bagi tanaman anggrek sebaiknya bukan cuma memiliki lubang pada bagian bawah. Tetapi baiknya pot juga memiliki lubang pada bagian samping.

(1). Pertama seperti biasa siapkan Gula Kopi dan langsung di seduh dengan Air Panas, Supaya ndak ngantuk, kalau ngantuk kan bahaya bisa - bisa ndak jadi menanam bunga Anggrek heheheh....
      
(2). Setelah mempersiapkan pot, maka selanjutnya yang harus diperhatikan adalah pemilihan media tanam. Media tanam untuk anggrek harus memenuhi beberapa persyaratan yaitu tidak mudah lapuk. Media tanam anggrek juga harusnya mempunyai aerasi udara yang baik yang mampu mengikat air dan zat hara secara baik, mudah didapatkan, dan harganya juga relatif murah. Kalau Mang mah membuat sendiri hehehe

Share:

Cerita penjual di Terminal Kampung Rambutan Teliti sebelum membeli

Cerita penjual di Terminal Kampung Rambutan Teliti sebelum membeli

Sampurasun ... Rampes... Kali ini Blog Mang Yono mau bercerita tentang pedagang di Terminal Kampung Rambutan tapi bukan cerita Benget bersama dengan selingkuhannya Tini yang ditangkap polisi di warung soto akibat mutilasi Istrinya dan di buang di jalan tol Jakarta - Cikampek yang menghebohkan. Tapi sekarang mereka harus mempertanggung jawabkan perbuatan kejinya. Sedang Darna harus mati sia-sia ditangan suami yang dulu sempat berjanji memberikan kebahagian hingga akhir hayat hidupnya. 

 Ini hanya cerita untuk mengingatkan saja dan berhati hati dalam membeli sesuatu jangan sampai terjebak ... Langsung saja ke cerita Mang.

 Mang biasa bolak balik antara Jakarta ke Subang seminggu sekali dengan menggunakan Bus Umum, maklum Mang punya rumah di Jakarta apalagi punya mobil hehe..


Cerita penjual di Terminal Kampung Rambutan



 Di sa’at Bus lagi nunggu penumpang biasanya banyak  penjual asongan yang bergantian menjual dagangannya dengan membagikan ke tiap penumpang  ada koran, dompet, tahu, permen jahe ..


Share:

Tradisi Ruwatan Bumi di Kabupaten Subang Jawa Barat

Sampurasun... Rampes... 

MANGYONO.com -  Tradisi Ruwatan Bumi di Kabupaten Subang Jawa Barat

Sebagai orang Subang saya mau berbagi tentang cerita  Tradisi Ruwatan Bumi di Kabupaten Subang Jawa Barat yang di laksanakan setiap tahunnya bagi petani yang ada di Kabupaten Subang,  Propinsi Jawa Barat mengadakan ruwatan / hajat bumi dan baru - baru ini di tetangga RT mamang melaksanakan  Upacara Ruwatan Bumi di Kampung Gardu 2, Pagaden Barat, Subang,  dengan bertujuan memohon keselamatan dalam dirinya, usahanya, pertaniannya dan lain sebagainya dari serangan orang yang jahat, dari berbagai penyakit dan hama untuk segala usaha pertaniannya.

Ruwatan adalah budaya masyarakat Jawa pada umumnya, Ruwatan menurut bahasa setempat mengandung arti “ruwat” yang berarti “luwar” atau “leupas” sedangkan “bumi" mengandung arti tanah yaitu tempat dimana kita berpijak. 



Acara Ruwatan dengan wayang golek dalang H. Ita Sumitra
 Acara Ruwatan dengan wayang golek dalang H. Ita Sumitra

Tradisi ritual ini dilakukan untuk melepaskan segala bala dan belenggu dari kutukan bawaan dari tanah (lahan pertanian) sebelum mereka olah. Petani menurut adat setempat melarang dengan tegas jika ada seorang petani yang menggarap lahan sawahnya sebelum diadakannya tradisi ngaruwat bumi dilakukan. Jika ada salah satu petani yang melanggar maka petani tersebut akan celaka.

Biasanya petani yang mendahului menanam padi sebelum dilaksanakannya acara ruwatan, tanaman padinya tersebut akan terserang hama tikus, burung dan hama-hama yang lainnya yang bersifat merugikan.

Dibawah ini adalah syarat atau perlengkapan dalam kegiatan yang biasa saya  jumpai dalam acara tradisi ngaruwat bumi yang ada di kabupaten subang. Adapun kegiatanya meliputi:

1) Mengadakan penggalangan dana untuk biaya ruwatan. ( Gotong royong ) biasanya sekitar Rp 10.000 – Rp 25.000 tergantung kemampuannya, dan untuk yang kurang mampu tidak dipungut biaya.

2) Menyewa hiburan berupa wayang kulit atau wayang golek untuk memeriahkan acara ruwatan.

Acara tersebut biasaya ditujukan untuk menghibur masyarakat agar datang dan senantiasa berkumpul bersama dalam satu acara ngaruwat bumi.

3) Masing-masing kepala keluarga membuat nasi tumpeng atau masyarakat petani setempat menyebutnya dengan “congcot” atau “nyongcot” berupa nasi berbentuk kerucut yang pada atasnya di beri telur bulat utuh kemudian nasi congcot tersebut dikumpulkan di atas meja berukuran panjang pada saat acara dimulai.

Nasi congcot berbentuk kerucut tersebut kemudian diambil masing-masing satu sendok nasi dan dicampur dalam sebuah wajan besar yang pada akhirnya nasi tersebut dimakan secara bersama-sama.

4) Menggantungkan jenis-jenis hasil bumi di depan pekarangan Rumah atau di gang. Kegiatan ini dilakukan oleh masyarakat petani yang ada di Kabupaten Subang satu minggu atau tiga hari sebelum kegiatan tradisi ruwatan dimulai. Jenis-jenis hasil pertanian yang digantungkan di depan gang atau depan pagar rumah biasanya umbi-umbian, buah-buahan, sayur-sayuran bahkan adapula yang menggantungkan beberapa jenis barang seperti rokok dan makan ringan.

6). Berbagai macam jenis hasil pertanian tersebut kemudian digantung dengan seutas tali ke atas ruas bambu dan dihias masing-masing buah berjumlah satu dan berbeda-beda atau bermacam-macam jenis hasil pertanian dan diambilnya secara rebutan pada waktu arak arakan ( Rombongan mengelilingi kampung yang biasanya dipimpin oleh kepala desa)

7) Berbagai jenis sesaji pada saat acara ritual dimulai. Proses ini merupakan proses puncak dimana pada proses ini dilakukan beberapa kegiatan inti seperti sambutan-sambutan, maksud dan tujuan diadakannya kegiatan tradisi ini dan ditutup dengan do’a.

Nah, segitu dulu cerita dari Mang Yono, mohon ma'af bila ada kata - kata yang kurang berkenan dihati pembaca tentang Tradisi Ruwatan Bumi di Kabupaten Subang Jawa Barat ...
Share:

Cara Menyambung tanaman dan stek satu mata

Cara Menyambung tanaman dan  stek satu mata

Sampurasun... Rampes... Kali ini Mang Yono akan berbagi cerita tentang Cara Menyambung tanaman dan  stek satu mata tanaman, meskipun saya bukan ahli pertanian tapi masih ingat waktu sekolah SD setelah sekarang di praktekan ternyata berhasil juga hampir setiap tanaman di depan rumah saya menggunakan penyambungan, satu pohon bisa di sambung dengan berbagai macam tetapi satu jenis.

 Tanaman yang bisa di sambung bermacam - macam diantaranya :


- mangga dengan mangga harumanis, mangga golek, mangga simanalagi asalkan jenis mangga.

- Jeruk.

- Jambu Air
Cara Menyambung tanaman dan  stek satu mata

-Tekokak disambung dengan pohon Tomat.

-Singkong disambung dengan singkong karet.

-Kamboja Jepang.

- Bunga kertas ( Bugenvil )

-Mawar dan sebagainya
( ada penemuan baru sobat, katanya pohon kelapa bisa di sambung dengan pohon singkong hasilnya “Getuk “.....heheheheh )



Mangga Mang Yono


- mangga dengan mangga harumanis, mangga golek, mangga simana lagi asalkan jenis mangga


 PENYAMBUNGAN  V

Tata cara pengerjaannya adalah sebagai berikut:

1. Seperti biasanya pertama sediakan Gula dan kopi  dan langsung di seduh ( untuk menemani proses pengerjaan heheheh ) 

2.Persiapkan semua alat dan bahan untuk  di sambung.
 
3. Entress atau batang atas, daunnya dibuang, disisakan pangkal tangkai daun sekitar 1 milimeter dari batang.


4. Potong batang bawah secara horisontal, lurus, dan usahakan pemotongan sekali tebas langsung putus.


5. Buatlah sayatan berbentuk huruf V pada batang bawah dimulai dari tempat hasil potongan horisontal.


6. Buat potongan huruf V terbalik untuk entrees atau batang atas, kemudian potong bagian atasnya sehingga entress berukuran panjang 2-3 cm, dan terdapat beberapa ruas.


7. Rekatkan batang atas pada batang bawah mengikuti alur huruf V. Pastikan bahwa kedua potongan huruf V sebidang sehingga ketika direkatkan, tidak ada rongga.


8. Ikat bidang sambungan dengan plastik pengikat, dan ditutup dengan plastik penutup. Sebaiknya  plastik transparan
 

9. 2 (dua) minggu setelah penyambungan, buka plastik penutup. Sedangkan plastik pengikat masih dibiarkan menempel. Plastik pengikat dapat dibuka setelah 3-4 bulan. Keberhasilan ditandai dengan munculnya tunas dari ruas batang atas, sekitar 2-3 milimeter saat penyambungan telah 2 minggu. Selanjutnya tanaman yang sehat, akan berbunga setelah 2-3 bulan dari saat penyambungan.



PENYAMBUNGAN SISIP SATU MATA




 Penyambungan satu mata, adalah salah satu cara untuk efisiensi, yaitu untuk memperbanyak tanaman secara cepat, dengan keterbatasan entrees yang dimiliki. 

 
Batang bawah yang akan digunakan, tetap harus dipotong batangnya, untuk menghindari dominansi apikal atau dominannya pertumbuhan batang utama. Urutan kerjanya adalah sebagai berikut:

1. Siapkan batang atas. Usahakan batang atas tetap memiliki daun (daun tidak dipotong). Kecuali jika mata tunas memang sudah tidak berdaun lagi.


2. Potong root stock atau batang bawah, kira-kira 2-3 cm diatas bonggolnya.


3. Kupas pinggir batang bawah, membentuk angka 7 terbalik.


4. Potong batang atas satu mata (bersama daunnya) dan batan bawah mengikuti ukuran potongan batang atas


5. Rekatkan entrees pada batang bawah, dan ikat dengan tali plastik. Pastikan mata tunas tidak ikut terikat. 


6. Dua minggu sejak proses, tunas mulai muncul dari entrees. Jika muncul tunas dari batang bawah, segera dibuang sebelum tumbuh membesar, karena akan mengurangi kecepatan tumbuh tunas dari entrees

Nah segitu dulu cerita Mang untuk teknik Cara Menyambung tanaman dan  stek satu mata Tanaman...




Share: